Bandingkan Kekayaan Si Dia Dengan Pria Lain Jika Anda Ingin Segera Putus Hubungan

Pria selalu identik dengan karakter yang kuat, tangguh dan berwibawa. Akan tetapi, siapa yang dapat menyangka pria memiliki perasaaan yang sangat sensitif untuk beberapa isu terutama yang dapat melukai harga diri mereka.

Selain itu, pria juga sanat peka dan memperhatikan ucapan serta bahasa tubuh dari orang yang dicintainya terhadap dirinya. Berikut ini adalah 2 kebiasaan buruk wanita yang dapat membuat pria tidak betah dan ingin segera memutuskan hubungan asmara dengan anda.

Membuat Perbandingan Kekayaan Miliknya Dengan Pria Lain
Uang merupakan salah satu hal yang paling sensitif dalam membina hubungan karena ini menyangkut harga diri seorang pria terutama jika isu ini terus diungkit-ungkit oleh wanita.

“Bagi pria, merupakan hal yang mengerikan jika seorang wanita mulai mengungkapkan betapa beruntungnya sahabatnya karena memiliki agen poker suami yang membelikan sebuah tas mahal ataupun membawanya untuk berlibuar ke luar neger,” jelas Sujeiry Gonzalez yang merupakan seorang konsultan pernikahan dan hubungan asmara.

Gonzalez mengungkapak bahwa masalah keuangan disertai dengan perbandingan dengan pria lain berdasarkan materi akan dengan mudah memicu amarah pria sehingga mereka tidak akan berpikir 2 kali untuk meninggalkan anda.

Anda Suka Membantah Dan Marah-Marah
Sering menggunakan kata “tapi” ketika sedang berargumen dan konflik dengan pria akan menjadi sinyal daftar poker buruk bagi mereka. Hal ini dikarenakan bahwa menjadi petanda bahwa anda tidak mau kalah, tidak bisa bertoleransi dan suka membantah.

“Anda mungin menganggap sepele hal tersebut akan tetapi membantah membuat pria menjadi merasa dirinya bukanlah orang terbaik untuk anda,” kata Sujeiry

Hati-Hati, Inilah Penyakit Yang Mengintai Untuk Anak Yang Mengalami Obesitas

Anak yang terlalu gemuk memang terlihat lucu dan menggemaskan. Akan tetapi, sebagai orangtua sebaiknya anda memberikan perhatian lebih ataupun mengambil tindakan cepat apabila anak anda sudah memiliki berat badan yang tidak wajar atau kelebihan berat.

Terdapat beberapa resiko penyakit yang mengintai anak dengan obesitas seperti kanker, diabetes tipe 2, stroke hingga penyakit jantung. Dalam sebuah penelitian terbaru di Denmark, anak-anak dengan indeks massa tubuh yang tinggi memiliki risiko terkena kanker usus besar yang lebih tinggi. Semakin tinggi massa tubuh juga membuat semakin tinggi resiko yang dimiliki.

Pada penelitian kedua, anak-anak dengan indeks massa tubuh yang tinggi juga berisiko untuk terserang oleh stroke pada usia dewasa nanti. Masalah kelebih berat badang pada anak harus segera diatasi oleh orang tua dengan membiasakan anak untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Selain itu, olahraga teratur juga dapat membantu untuk mengontrol berat badan.

Pertanyaan yang muncul adalah mengapa harus segera ditangani?Sebab, masalah penaykit terkait obesitas pada anak dapat muncul jauh sebelum usia dewasa. Tidak heran jika anak dengan obesitas dapat terkena diabetes tipe 2 pada usia remaja.

Mereka juga dapat mengalami nyeri lutut, kesulitan berjalan, asma hingga sleep apnea. Tidak hanya pada masalah tubuh, terdapat juga masalah psikologis yang akan ditanggung oleh anak-anak dengan kelebihan berat badan.

Anak dengan obesitas kerap kurang percaya diri hingga depresi yang menyebabkan turunya kualitas hidup mereka. Obesitas pada anak biasanya akan terus berlangsung hingga dewasa. Resiko untuk terserang penyakit yang lebih buruk jiga akan semakin tinggi.

Berdasarkan data The American Academy of Child and Adolescent Psychiatry, kasus obesitas pada anak yang paling banyak ditemui adalah pada usia 5-6 tahun dan juga usia remaja. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa anak yang gemuk pada usia 10-14 tahun memiliki peluang 80 persen untuk mengalami masalah kegemukan ketika beranjak dewasa.

Kelebihan Konsumsi Air Putih Juga Berbahaya Bagi Tubuh

Ahli kesehatan di Inggris memperingatkan bahwa konsumsi air putih dalam jumlah berlebihan dapat membahayakan tubuh. Peringatan tersebut keluar setelah seorang wanita dirawat dirumah sakit karena intoksikasi air.

Setelah menderita gejala infeksi saluran kencing, seorang wanita paruh baya berusia 59tahun meningkatkan asupan air putih didalam tubuhnya. Dirinya meminum 250 ml air setiap setengah jam dengan harapan dapat mengurangi racun didalam tubuh dan membersihkan tubuhnya.

Akan tetapi, bukan membersihkan racun, wanita tersebut mengalami sakit serius dan dirawat di King’s College Hospital. Kadar garam dalam darahnya turun dan dianggap merupakan kondisi yang sangat buruk sehingga di rawat. Saat ini pada dokter juga tengah bertanya berapa banyak jumlah air putih yang dapat di konsumsi tiap hari nya. Dokter juga meminta bukti lebih kuat mengenai seberapa banyak air putih yang disebut sebagai berlebihan.

Dalam kasus yang dilaporkan oleh British Medical Journal, Dr Laura Christine Lee dan Maryann Noronha mempertanyakan bahwa mereka selalu menyarankan pasien untuk mengonsumsi banyak air putih ketika mereka kurang sehat tetapi dengan kasus ini, menjadi seperti apa saran yang mereka berikan? Apadakah ada resiko potensial dari saran yang sepertinya tidak berbahaya tersebut?”

Laporan tersebut menggambarkan bahwa kondisi pasien memburuk setelah dirawat di rumah sakit. “Selama kunjungan di ruang gawat darurat, dirinya menjadi gemetar dan kacau. Muntah beberapa kali, gemetaran dan sulit berbicara,” tulis para dokter.

“Sepanjang hari pasien mengonsumsi beberapa liter air setelah memperoleh saran medis atas penyakit sebelumnya,” tambah catatan tersebut. Intoksikasi air adalah sebuah gejala yang terdokumentasi dengan baik dari olahraga ketahanan dan penggunaan obat-obatan seperti MDM yang dapat menyebabkan rasa haus berlebihan.

Namun penyakit ini dapat mematikan jika diikuti oleh gejala seperti mual, sakit kepala, muntah dan dalam beberapa kasus serius, otak akan membengkak, kenjang, bingung, koma hingga terjadi kematian. Pasien dengan kadar garam tidak normal akrena hyponatrema atau intoksikasi air memiliki tingkat kematian hingga mencapai 30 persen.