Berbagai Penyakit Yang Berbiaya Mahal Yang Dapat Disebabkan Oleh Rokok

Rokok ternyata menghasilkan 5 penyakit yang disebut menghabiskan sekitar 25 persen dana Jaminan Kesehatan Nasional. Pemerintah menyebutkan akun Sbobet bahwa penyakit-penyakit tersebut merupakan penyakit katastropik atau penyakit yang memakan biaya mahal dan beresiko tinggi sehingga membahayakan penderitanya.

Sesuai data dari Kementerian Kesehatan, lima penyakit tersebut berada pada posisi pertama adalah penyakit jantung dengan total biaya kalim Rp 6,9 triliun, kanker dengan biaya RP 1,8 triliun, stroke dengan biaya Rp 1,5 triliun, gagal ginjal dengan Rp 1,5 triliun dan yang terakhir adalah diabetes melitus dengan biaya Rp 1,2 triliun.
Berbagai Penyakit Yang Berbiaya Mahal Yang Dapat Disebabkan Oleh Rokok
Pada tahun 2016, total biaya pengobatan yang dikeluarkan oleh JKN-KIS untuk delapan penyakit katastropik adalah Rp 14,58 triliun atau 22 persen dari total biaya layanan JKN yang mencapai Rp 67 triliun. Khusus untuk jantung dan stroke, biaya yang diklaim telah mencapai 13 persen dari total biaya klaim JKN.

Pertanyaan terbesar adalah mengapa rokok dapat menyebabkan penyakit tersebut? Jawabannya adalah karena asap rokok mengandung banyak zat kimia yang sebagian merupakan racun. Begitu terhirup masuk, paru-paru langsung meneruskan racun asap rokok yang terhirup tersebut keseluruh tubuh melalui pembuluh darah.

Sebagian racun tersebut seperti karbon monoksida yang merupakan salah satu radikal bebas yang mengambil Sbobet Casino oksiden untuk sel darah merah. Radikal bebas ini juga membawa banyak masalah seperti penuaan kulit hingga kanker. Sementara itu, nikotin yang terdapat dalam asap tembakau juga membuat kelenjar adrenal memproduksi hormon yang meningkatkan tekananan darah dan denyut jantung. Meningkatnya hormon ini menyebabkan jantung bekerja lebih keras sehingga meningkatkan resiko terkena serangan jantung dan stroke.

Menurut dr. Agus Dwi Susanto yang spesialis paru-paru dari Rumah Sakit Persehabatan Jakarta, menyebutkan nikotin dapat menyebabkan penebalan dinding pembuluh darah sehingga pembuluh darah menjadi menyempit.

Konsekuensi dari penyempitan pembuluh darah ini adalah dapat memicu terjadi stroke jika penyumbatan terjadi di pembuluh darah otak, jantung koroner jika penyumbatan pada pembuluh koroner, impotensi jika terjadi pada kemaluan hingga janin pusat jiga terjadi pada tali pusat.