Sebuah Studi Menemukan Parkinson Dapat Dikenali Dari Cara Mengetik Keyboard

Gejala parkinson pada seseorang dapat dikenali dengan beberapa cara. Studi baru-baru ini menemukan bahwa terdapat cara untuk melihat gejala parkinson yang terjadi pada seseorang dengan melihat cara orang bersangkutan dalam mengetik di keywboard komputer.

Luca Giancardo, Ketua peneliti dari Massachusetts Institute of Technology atau MIT di Amerika Serikat telah mengembangkan teknik yang dapat digunakan untuk memantau perkembangan parkinson melalui interaksi antara pasien parkinson dengan keyboard komputer.

“Dengan teknik ini, peneliti dapat memantau tanda-tanda parkinson melalui ketikan email ataupun pembaruan status Facebook di rumah,” kata Giancardo.

Peneliti mengamati dinamika keystroke, teknik ini dapat mengindentifikasi pengguna komputer ketika mereka menekan dan melepas setiap tombol dengan durasi 100 milidetik. Hal ini dapat digunakan untuk memonitor dampak penyakit motorik seperti parkinson ketika pasien di rumah.

Dalam jurnal Scientific Reports, penelitian melibatkan 85 partisipan yang dimana 42 diantaranya terindentifikasi memiliki penyakit parkinson tahap awal. Peneliti meminta para peserta atau partisipan untuk mengetuk sebuah tulisan yang mereka pilih dalam 10 atau 15 menit di keyboard komputer yang telah dipasang software atau program pengukur waktu.

“Hasil dari penelitian ini, para partisipan dengan parkinson tahap awal menghasilka variasi yang berbeda dalam waktu setiap menekan dan melepas keyboard. Sementara itu para partisipan yang sehat menghasilkan waktu yang lebih seragam.,” kata Giancardo.

Dengan melihat variasi waktu menekan dan melepas tombol, para peneliti dapat mengetahui tanda dari penyakit perkinson pada sebuah kelompok atau komunitas.

Konsumsi Keju Untuk Melindungi Kesehatan Jantung

Keju merupakan salah satu bahan makanan yang lezat dan sering ditemukan sebagai salah satu bagian atau komponen Sbobet Casino dari makanan yang kita makan. Akan tetapi, makanan yang dibuat dari susu ini kerap tidak dianjurkan oleh para ahli gizi sebagai makanan sehat untuk konsumsi.

Tetapi anda jangan sedih dulu karena terdapt kabar dari American Journal of Clinical Nutrition yang mengatakan bahwa keju tidaklah termasuk dalam makanan yang harus dihindari walaupun tidak masuk kedalam rekomendasi hali gizi.

Dalam studi ini para periset mengumpulkan koresponden yang berupa 140 orang dewasa yang diminta untuk mengkonsumsi keju selama 12 pekan. Penelitian ini untuk menguji bagaimana keju yang kaya akan lemak dapat mempengaruhi koresponden. Para peneliti membagi koresponden kedalam 3 kelompok berbeda.

Kelompok pertama diminta untuk mengkonsumsi 80 gram keju atau ukuran kurang lebih 3 sajian yang penuh lemak setiap hari. Kelompok kedua diminta untuk mengkonsumsi jumlah yang sama akan tetapi dengan kadar lemak yang dikurangi. Sedangkan kelompok ketiga diminta untuk hanya mengonsumsi karbohidrat beserta selai tanpa ada keju.

Sekilas, kita akan berpendapat bahwa kelompok yang mengkonsumsi keju dengna penuh lemak setiap hari akan mengalami gangguan pola makan yang dapat menghasilkan penyakit seperti penyumbatan pembuluh arteri atau naiknya kolesterol. Akan tetapi, ternyata periset menemukan hasil yang berbeda dari asumsi awal.

Para responden yang mengkonsumsi keju dengan penuh lemak ini tidak mengalami perubahan LDL atau kolesterol jahat. Kelompok ini juga tidak mengalami peningkatan jumlah insulin, gula darah ataupun trigliserida. Tekanan darah mereka dan lingkar pinggang juga tidak berubah dari sebelum mereka mengkonsumsi keju yang kaya akan lemak ini.

Fakta keju penuh lemak yang tidak menambah berat badan seseorang ini tidaklah cukup mengejutkan karena belakangan telah banyak hasil riset yang menerangkan bahwa lemak tidaklah lebih berbahaya daripada gula untuk kesehatan.

Hal yang paling mengejutkan dari penelitian ini adalah keju yang dapat membantu untuk memperbaiki HDL atau kolesterol baik. Hasil penelitian ini sama dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa susu kaya akan lemak lebih baik daripada susu rendah lemak.

Disamping keuntungkan untuk HDL, keju penuh lemak ini ternyata dapat memberikan perlindungan untuk jantung terhadap penyakit kardiovaskular dan metabolik. Baik kardiovaskular dan metabolik saat ini merupakan 2 pembunuh utama bagi wanita di AS. Riset ini juga menemukan bahwa pemakan roti dan selai tidak mendapatkan manfaat seperti yang diperoleh oleh pemakan keju.

Walaupun cukup berfungsi akan tetapi keju tetaplah makanan yang kaya akan kalori sehingga anda perlu mengontrol tingkat akun Sbobet konsumsi supaya tidak menyebabkan masalah lain dikemudian hari.

Kondom Dengan Bintil Dan Rasa Stroberi Merupakan Kondom Paling Populer

Kondom merupakan salah satu alat yang dianggap sebagai alat kontrasepsi yang mudah digunakan dan tentunya murah serta gampang untuk dicari. Selain itu, kontrasepsi yang digunakan oleh pria ini telah hadir dengan rasa dan aroma sehingga semakin nyaman untuk digunakan.

Pada pertama kali dipekenalkan, kondom yang hadir dengan rasa dan aroman ini hanya tersedia 1 atau 2 pilihan yang dimana mayoritas agen poker adalah rasa buah-buahan. Saat ini sudah terdapat berbagai rasa dan aroma kondom yang dapat dipilih sesuai dengan selera mulai dari rasa buah, mint, durian, kopi hingga mariyuana.

Menurut Piere Frederick, Deput General Manager Condoms Business Unit PT DKT International, perasa atau aroma yang terdapat pada kondom dimaksudkan untuk menutupi bau karet atau latek yang selama ini terdapat pada produk kondom.

“Banyak orang baik pria dan wanita yang enggan menggunakan kondom karena bau karet. Sekarang dengan inovasi, kondom dapat dihadirkan dengan berbagai aroma daftar poker dan rasa sehingga bau karet tidak tercium lagi,” kata Pierre pada acara peluncuran kondom Fiesta Extreme di Denpasar.

Fiesta saat ini telah menyediakan 17 varian kondom dengan berbagai rasa. Di Indonesia sendiri, Pierre mengatakan bahwa kondom rasa stroberi merupakan kondom yang paling populer. Untuk fitur sendiri, Pierre mengatakan bahwa kondom dengan berbintil atau dotted juga berada pada posisi terpopuler dan diminati oleh konsumen.

“Strober paling populer saat ini, tidak hanya di Indonesia akan tetapi secara global. Karena itu, kami juga akan segera mengeluarkan produk pelumas dengan rasa stroberi,” lanjut Pierre.

Menurut data dari DKT International, Indonesia selama tahun 2016 ini telah membukukan penjualan kondom rasa stroberi mencapai 26 persen dari total demikian juga dengan kondom berbintil. Selain itu, kondom dengan rasa bubblegum atau permen karet telah mencapai 10 persen.