Pakar : Obat Oral Dan Oles Bukan Termasuk Didalam Terapi Stem Cell

Stem Cell atau dikenal Sel Punca memiliki banyak manfaat sehingga membuat pihak yang menggunakan secara sembarangan dari nama stem cell ini. Padahal menurut pakar, stem cell bukanlah mengenai sebuat obat yang dibuat dari sel hidup biasa.

Kepala Laboratorium ReGenic, Yuyus Kusnadi, PhD mengatakan bahwa secara definisi Stem Cell adalah sel yang bisa diubah menjadi banyak tipe sel lainnya. Sehingga, metode terapi juga dilakukan dengan baik dan tepat seperti melalui intravena atau operasi langsung ke jaringan target.

“Kalau ditelan secara otomatis masuk ke lambung. Sel tidak akan bisa hidup didalam lambung karena terdaapt zat asam didalam lambung. pHnya saja 1 pasti sel mati,” kata Yuyus.

Walaupun begitu, Yuyus tidak menampik ketika terdapat beberapa pengakuan atau testimoni yang mengaku menerima manfaat dari obat stem cell oral. Akan tetapi hal tersebut tidak dapat dijadikan bukti ilmiah karena tidak semua orang mengalaminya.

Hal yang sama berlaku bagi obat krim oles yang juga disebut sebagai dari terapi stem cell. Yuyus mengatakan bahwa secara definisi, perbedaan antara pengobatan stem cell secara intravena dan bedah dengan obat oles dan oral sangat jelas.

“Kalau obat oles dan oral yang menyatakan stem cell itu sangatlah tidak tepat. Mungkin saja menggunakan bahan dasar stem cell akan tetapi yang diambil hanya protein atau growth factor. Jadi bukan sel hidup sehingga tidak dapat dikategorikan sebagai terapi stem cell,” kata pria yang aktif di Stem Cell and Cancer Institute.

Dari sisi donor, stem cell terbagi menjadi 2 yaitu autologus dan allogeneic. Autologous merupakan stem cell yang berasal dari donor dan recepien yang sama. Dalam artian sederhana, stem cell Autogous merupakan stem cell yang diambil dari Pasien A dan digunakan untuk pengobatan pasien A itu sendiri.

Sementara itu stem cell Allogeneic adalah stem cell yang diambil dari sumber luar seperti dari tanaman atau hewan yang digunakan untuk pasien A. Stem cell allogeneic inilah yang banyak digunakan untuk menjadi bahan dari obat oles dan oral yang menyatakan stem cell.

“Oleh karena itu, apakah itu jaringan dari taman atau hewan masuk kedalam tubuh kita? Hal yang harus diingat adalah hal ini berbeda dengan makanan seperti jamu atau makan daging yang tujuannya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi,” kata Yuyus.

“Ibaratnya seperti ini, susu itu bermanfaat baik diminumnya. Tapi apa anda mau susu masuk tubuh melalui infus? tentunya tidak,” lanjut Yuyus.